Rabu, 01 April 2009

Lesson Study, 'makanan' apakah itu?

Saya sedang mempersiapkan diri untuk menjadi 'guru model' pada Lesson Study mapel biologi yg akan dilaksanakan MGMP Biologi pada tgl 4 April 2009 di SMAN 1 Pacitan. Saya -sebelumikutduakaliworkshoplessonstudy- mengira bhw LS (lesson study) itu adalah satu di antara ratusan jenis model/metode pembelajaran, seperti STAD, Cooperative Script, Jigsaw, Problem Posing dll. Ternyata, saya keliru besar. LS bukan model pembelajaran, juga bukan metode pembelajaran. Lesson Study adalah suatu model pembinaan profesi pendidik melalui pengkajian pembelajaran secara kolaboratif dan berkelanjutan berlandaskan prinsip-prinsip kolegalitas dan mutual learning untuk membangun komunitas belajar. Rumit bukan?? Begini sajalah, sederhananya, LS adalah upaya guru untuk mereview pembelajarannya dengan melibatkan sejumlah kolega/rekan guru yang akan bertindak sebagai observer selama pembelajaran guru tsb berlangsung. Hasil observasinya kemudian direfleksikan, didiskusikan dalam diskusi yg dilaksanakan dalam suasana penuh penghargaan dan penghormatan kepada semua anggota tim LS khususnya kepada guru model. Dengan adanya diskusi diharapkan ada peningkatan kompetensi anggota tim, khususnya untuk guru model, karena ada masukan untuk perbaikan pembelajarannya. LS mencakup 3 tahap kegiatan: perencanaan/planning, implementasi pembelajaran/action dan observasi serta refleksi/reflection terhadap tahap pertama dan kedua. Tujuan LS adalah untuk meningkatkan kualitas pembelajaran sedangkan manfaatnya menurut Wang-Iverson dan Yoshida antara lain untuk mengurangi keterasingan guru dr komunitasnya, membantu guru untuk mengobservasi & mengkritisi pembelajarannya serta memperdalam pemahaman guru tentang materi pelajaran, cakupan dan urutan materi dalam kurikulum. Sekarang, saya dan kawan2 tim MGMP masih dalam tahap pertama, yaitu planning. Pada tahap ini saya mempersiapkan perangkat pembelajaran lengkap (silabus, prota, promes, RPP, LKS, lembar observasi) dan membuat denah pembagian kelompok siswa serta identitas siswa yang akan dibagikan kepada sekitar 18 orang observer. Karena kelas yang akan digunakan adalah kelas X , yaitu kelas x.1 SMAN 1 Pacitan, maka materi pelajaran yang akan saya sampaikan adalah Kingdom Animalia. Saya hanya punya waktu 1 hari untuk menyiapkan itu semua. Dan sebelum pelaksanaan, RPP nya juga masih harus dibahas bersama tim MGMP. Tapi saya bersyukur, dengan terpilih menjadi guru model, saya akan mendapat masukan berharga dari rekan sejawat mengenai pembelajaran saya di kelas. Masukan2 itulah yang akan membuat saya bisa memperbaiki kualitas pembelajaran saya sehingga kompetensi saya sebagai guru juga akan meningkat. Selain itu saya juga akan selalu termotivasi untuk berinovasi dalam pembelajaran untuk menemukan metoda pembelajaran berlandaskan pendidikan character building yang aktif kreatif efektif dan menyenangkan.

Label:

0 Komentar:

Posting Komentar

Berlangganan Posting Komentar [Atom]

<< Beranda