Rabu, 22 September 2010

Terimakasihku untuk DIA

Tulisan saya kali ini, hanya tulisan tentang curahan hati yang sedang dilanda gelombang rasa.... Sekarang kuliah pasca saya masuk ke semester 3. Jumlah mata kuliah mereduksi namun beban kuliah mengalami peningkatan secara eksponensial. kalau semester 2, saya lebih banyak sitting, staying and listening, sekarang saya dan teman-teman akan lebih banyak standing up, moving and speaking in front of our class room.
Selain itu, jenis mata kuliah pun menjadi spesifik, sesuai dengan yang menjadi minat dalam thesis yang akan dikerjakan di semester 4 nanti. Misalnya, karena saya meneliti mengenai pola fluktuasi populasi hama, maka saya wajib mengambil mata kuliah ekologi populasi. Dan begitu seterusnya. Yang jelas, setiap mahasiswa tentu berbeda mata kuliah yang diambilnya sesuai dengan interest masing-masing.
Di samping kuliah, saya juga mengerjakan penulisan proposal dan sekaligus juga melakukan penelitian awal untuk tesis saya. Sebenarnya ini agak sedikit melanggar aturan universitas, di mana seharusnya, urutannya adalah menulis proposal, baru melakukan penelitian. Namun karena satu dan lain hal yang berkaitan dengan jenis penelitian saya yang akan memerlukan waktu cukup lama, maka saya dengan 'terpaksa' melakukan manuver seperti ini ; mengerjakan proposal sambil melakukan penelitian.
Selain sibuk dengan hal-hal di atas, saya juga masih mengajar di SMAN TegalomboPacitan sebanyak 10 jam per minggu. Sehingga praktis waktu saya dalam seminggu sudah habis tersita oleh kedua hal yang tersebut.
Sekarang pertanyaan yang sering diajukan pada saya adalah : Apakah anda lelah?
Jujur, ya. Namun, lelah yang saya rasa bukan lelah biasa, tapi lelah yang puas. Satisfied. Puas karena setiap hari, saya bisa melakukan segala sesuatu yang positif dengan keadaan tubuh yang sehat wal'afiat serta bahagia.
Untuk itulah saya mengucapkan syukur, pujian dan terimakasih yang beribu-ribu jumlahnya kepada ALLAH SWT yang telah memberikan kesempatan dan hidup yang indah kepada saya.
Tidak ada alasan bagi saya untuk tidak merasa bahagia, karena :
1. Saya punya Tuhan yang MAHA BAIK dan selalu ada di saat saya senang maupun saat saya kurang senang
2. Saya punya keluarga dan teman-teman yang sulit, namun saya sangat mencintai mereka
3. Saya adalah pribadi yang bebas merdeka dan berhak menentukan jalan kehidupan saya sendiri
4. Saya tidak punya alasan untuk tidak bahagia
Makdarit (maka dari itu), melalui tulisan ini saya mengajak kepada pembaca semua, marilah kita bersama-sama berterimakasih kepada Tuhan YME, setiap saat atas setiap detik waktu yang kita lalui, atas setiap tarikan nafas yang kita hirup serta atas setiap cinta yang kita rasa dan kita terima dari orang-orang di sekitar kita (keluarga, teman, pacar, suami, istri, atasan, sejawat dll).

Jumat, 14 Mei 2010





Kegiatan belajar di kelas, saat ini sudah bukan masanya lagi berupa kegiatan transfer ilmu yang monoton, tetapi sudah menjadi suatu kegiatan dinamis dan aktif, yang melibatkan siswa untuk memperoleh pengetahuan, mengeksplorasinya kemudian dapat menerapkan atau mengembangkan pengetahuan tersebut bagi kehidupannya.
Penggunaan IT, adalah salah satu media yang dapat menunjang kegiatan belajar siswa di kelas menjadi lebih aktif dan kreatif.
Hal ini juga saya rasakan selama kuliah pasca sarjana, di mana dosen di kelas selalu memberikan tugas dalam bentuk presentasi, boleh menggunakan power point ataupun media lain yang dikuasai.
Beberapa waktu yang lalu di kampus, saya mengikuti tutorial bagaimana membuat tampilan power point untuk presentasi. Tutornya adalah seorang pakar IT yang masih muda dan sedang menempuh S3 di Biologi UGM. Selain menjelaskan tentang bagaimana cara membuat tampilan presentasi dengan power point, beliau juga menjelaskan mengenai program pengelolaan literatur yang disebut Jabref.Dengan program ini, mahasiswa pasca seperti saya tidak perlu lagi repot 'mengaduk-aduk' Google untuk mencari referensi jurnal yang berkaitan dengan tugas ataupun tesis. Selain gratis, Jabref ini juga menyediakan fasilitas sitasi dan pengurutan daftar pustaka sesuai aturan standar yang berlaku, sehingga kita tidak perlu lagi repot-repot mengetik daftar pustakanya satu per satu.
Setelah mengikuti tutorial tersebut, saya ingin 'menularkan' pengetahuan tersebut kepada siswa di SMAN Tegalombo. Maka kemudian saya memberikan tugas kepada siswa kelas XI IPA SMAN Tegalombo untuk membuat tampilan power point tentang sistem Koordinasi secara berkelompok. Ada lima kelompok, dan masing-masing kelompok mengerjakan topik yang berbeda tapi masih berkaitan dengan sistem koordinasi. Untuk tugas tersebut saya memberikan waktu pengerjaannya selama 1 minggu.
Dan ternyata, hasilnya cukup memuaskan. Siswa kelas XI IPA SMAN Tegalombo dapat mempresentasikan materi pelajaran Biologi dengan Power Point, sesuai dengan standar kompetensi dan dengan tampilan power point yang bagus serta menarik.

Rabu, 27 Januari 2010

EUREKA!!

Hari yang mengaggumkan. Password saya yang hilang bisa saya temukan lagi, dengan usaha yang keras tentunya. Jadi saya bisa meneruskan mengisi Blog ini lagi. ALHAMDULILLAH...
Hari ini saya mendapatkan lagi apa yang hilang (walau di saat yang sama juga 'kehilangan' beberapa hal). Dua akun blog dan satu akun Fb berhasil saya temukan, dengan proses yang cukup rumit. Sudah sejak setengah tahun lalu, saya memburu tiga password akun saya yang 'berubah' atau lebih tepatnya 'berpindah tangan' dan diubah oleh pemilik ilegalnya secara sengaja dengan tujuan-tujuan tertentu.
Untunglah, banyak jalan menuju Roma, saya masuk lagi ke akun-akun yang hilang tersebut, kemudian segera mengamankannya dari spam dan invaders lainnya.
Yang kedua, hal yang menggembirakan saya hari ini adalah hasil yudisium. Tujuh mata kuliah, total 14 SKS, saya memperoleh IP semester 1 ini dengan sangat memuaskan. ALHAMDULILLAH lagi dan lagi...
Senangnya hari ini. Walaupun semua kesenangan itu datangnya bersamaan dengan 'kesulitan', saya tetap bersyukur.
Saya jadi teringat, ada seorang teman yang mengatakan 'sebuah batu tidak akan diuji kelayakannya, karena biar bagaimanapun, itu tetaplah batu. Tapi emas, akan diuji kelayakannya untuk mengetahui seberapa besar karat atau kemurnian yang dimilikinya. Semakin tahan uji, semakin murnilah emas itu. Demikian juga manusia. Siapa yang tabah, sabar dan tawakal saat diuji dengan berbagai kesulitan, Insya Allah, ganjaran dariNYA akan berlipat ganda'.
Semoga, saya dan kita semua selalu lolos dari ujian dari ALLAH SWT dengan hasil yang sebaik-baiknya sesuai dengan apa yang kita harapkan. Amien Ya Rabbal Alamin.

Label:

Minggu, 29 November 2009

Soal Tentang 'DNA mitokondria atau mtDNA' Pada Uji Kompetensi Guru Mapel UAN Kab. Pacitan Tahun 2009/2010

Pada tanggal 28 November 2009 yg baru lalu, saya mengikuti Uji Kompetensi untuk guru-guru mata pelajaran yang termasuk ke dlm UAN. Salah satu soal essainya meminta penjelasan tentang DNA mitokondria. Sehubungan dgn itu, kali ini saya akan mengulas sdikit tentang DNA mitokndria yg dipelajari dalam bidang ilmu Mitochondrial Medicine. Mitochondrial Medicine adalah salah 1 bidang dlm ilmu kdokteran yg merupakan integrasi dari pengetahuan mendasar mengenai proses konversi energi, peran kgagalan proses ini sbg faktor pnybab penyakit serta dampaknya dlm pengenalan dan diagnosis kelainan mitokndria dlm brebagai penyakit. Bidang ini jg menemukan pkembngan obat2 baru untuk memperbaiki fungsi transduksi energi.
Sel hidup (living cells) memerlukan energi dlm bentuk ATP/ Adenosin Triphosphate untk berbagai fungsi sel untk mempertahankan hidupnya. Untuk itu ATP dibuat di dlm organel mitokndria, organel multifungsi yg bertanggung jawab thd berbagai rantai reaksi metabolisme intrmedia penting seperti Siklus Krebs, Siklus Urea dan Biosintesis Asam Lemak. Namun fungsi utama mitokondria adalah sbg power-house dr sel. Mitokondria memiliki mesin transduksi energi, dan juga materi genetik/DNA, khusus di dalam mitokondria sndiri. DNA mitokndria/mtDNA memiliki laju mutasi nyata yg jauh lebih tinggi dr DNA inti.
DNA mitokndria merupakan DNA sirkuler tertutup yg berada pada matriks mitokondria. Ukuran mtDNA manusia adl 16569 pasang basa dan menyandi 7 polipeptida komplex I, 1 protein komplex III, 3 protein komplex IV, 2 protein komplex V, 2 rRNA dan 22 tRNA. Ekspresi genom mitokndria brlangsung d mitokondria. Berbeda dgn mRNA nukleus, mRNA mitokondria tdk mengandung intron. Protein yg di sandi oleh genom mitokondria di bentuk pd ribosom mitokondria dan seluruhnya berfungsi di mitokondria yaitu sbg bagian atau subunit dr suatu protein komplex yg sebagian subunit lainnya dikode oleh DNA inti. Tdk ada RNA atau protein yg disandi oleh genom mitokondria 'diekspor' untk berfungsi di luar mitokondria. Perbedaan lain, kode genetik yg di mitokndria dgn yg di nukleus cntohnya, UGA /kodon 'stop' pd nukleus, digunakan sebagai kodon Triptofan oleh mtkndria manusia. Dalam sel vertebrata yg sdg aktif, sebagian dupleks mtDNA mengandung struktur pendek berutas 3 yg disebut D-loop. D-loop merupakan daerah mtDNA yg tdk mengkode polipeptida, memiliki laju mutasi tinggi dan berperan dallm regulasi ekspresi genetik mtDNA.
Setiap individu memiliki gen-gen yang berasal dari DNA mitokondria ibu. Hal ini disebabkan karena selama proses fertilisasi, DNA mitokondria dari sel sperma ayah tidak ikut melebur. DNA mitokondria sperma terdapat dalam jumlah besar di bagian ekor sperma yang berfungsi sebagai 'rotor' penggerak sperma. Untuk itu diperlukan energi yang diperoleh dari respirasi glukosa dalam mitokondria. Saat fertilisasi, ekor sperma yang mengandung banyak mitokondria akan lepas, sehingga tinggal sedikit. Sedangkan DNa mitokondria sel telur tetap utuh ( 200 - 20.000 buah per sel). Akibatnya, zigot/embryo akan memiliki gen-gen DNA mitokondria yang banyak berasal dari sel telur (maternal). Hal ini ternyata menjadi pemicu diwariskannya sejumlah sifat dan kelainan genetik dari ibu kepada anak-anaknya. Penelitian lebih lanjut telah mampu memetakan letak gen-gen yang mengkode enzim serta protein tertentu yang dapat menyebabkan kelainan dan penyakit yang diturunkan, seperti Diametes Mellitus dengan deafness, penyakit jantung, hipertensi dan kebutaan saat dewasa.

Label:

Selasa, 22 September 2009

Yang terabaikan..

..dan inilah blog biosman yg mirip 'hutan belantara' tak terjamah manusia. Terakhir sy menulis, tiga bulan yg lalu, kmdn vakum. Waktu sy lbh banyak tersita untuk mengupdate status facebook tmsk menanggapi tiap komen yg masuk, mengurusi pendaftaran kuliah atau berusaha menyeimbangkan peran sbg guru skaligus sbg mhasiswa pascasarjana baru di fak Biologi Universitas Gajah Mada. Sekarang tepat di hari raya Idul Fitri 1 Syawal 1430 H ini, sy baru punya waktu untk menyentuh blog coklat yg sempat terabaikan ini.. Ada perubahan yg sy rasakan sjk sy menjadi pecandu facebook. Hampir tiap hari sy memulai hari dgn OL (online) dan mengabaikan hobi lama yaitu jogging ke pantai. Saat ada waktu senggang dimana sy biasanya mengisinya dgn berolahraga ringan demi 'sesuap stamina', sy mlh olahraga 'jempol' dan membuang-buang ide di facebook tanpa pernah mengembangkannya menjadi paragraf yg jauh lbh berbobot. Hal lain yg terabaikan adalah kebiasaan membaca dan bermeditasi. Sy menggantinya dgn memberi komen atas status tman di FB dan melamun untk menemukan status apa yg plg pas dgn mood sy saat itu. Betapa banyak waktu sy habiskan untk facebook, tempat kongkow2 di dunia maya ini. Kegiatan kedua yg menyita waktu sy hingga tdk pernah sempat untk menulis di blog ini adalah kegiatan kuliah. 'Positive pressure' dr pihak universitas yg akan mengeluarkan tiap mhsiswa pasca yg IP nya di bwh 3,00 menyebabkan sy lbh suka berkutat dgn buku2 referensi tebal di perpustakaan pusat atau jurusan. Under the positive pressure, I am trying to reach my aim.. lulus krg dr 2 thn dgn IPK tertinggi (amien 3x). Sy tanpa sengaja jadi sering mengabaikan telepon atau sms yg masuk saat sdg berada di perpustakaan. Maaf bagi yg pernah mengalaminya, sy tdk sengaja. Hal lain yg terabaikan adalah jumlah jam istirahat sy yg jadi berkurang skitar 75% tanpa ada kompensasinya dan menyebabkan kantung mata sy melebar dan menghitam. Kelelahan pun mulai menjd makanan shari hari sy.. Sy mengabaikan kebutuhan tubuh untk istirahat.
Walaupun begitu, sy menyadari ini smua adalah resiko dari 'jalan' yg telah sy pilih dgn akal sehat. Sama skali sy tdk pnah menyesalinya meski pernah mengabaikan nya..karena sy yakin, suatu saat sy akan kmbali lg ke sini untk menuliskan apa yg ada dlm benak sy..dan kembali lg menjadi 'diri' sendiri yg sejati...

Label:

Senin, 27 Juli 2009

Sertifikasi Guru dalam jabatan tahun 2009

Upaya pemerintah untuk meningkatkan kompetensi guru, saat ini tengah dikembangkan. Salah satunya yaitu dengan sertifikasi. Sertifikasi memiliki arti program edukasi dan asesmen dalam rangka penguasaan kompetensi dan komitmen profeional. Dan sertifikasi ini bukan bagian yang parsial tapi integral dengan pembangunan Pendidikan Nasional.
Paradigma pendidikan di Indonesia bila digambarkan berupa piramida dengan empat pilar yang itu semua diwujudkan dalam Sistem Pendidikan Nasional.
Pilar pertama, Pendidikan Berbasis Sekolah. Yang berupa pendidikan luar sekolah, misalnya Kejar Paket A.
Pilar kedua, Manajemen Berbasis Sekolah
Pilar ketiga, Standar Sarana Sekolah
dan pilar keempat, terdiri dari dua hal, yaitu :
pertama, Standar Sumber Daya manusia.
Sertifikasi termasuk dalam upaya pencapaian standar ini. Aturan-aturan yang berlaku dalam sertifikasi telah ditetapkan dan sampai tahun 2016, semua yang berkaitan dengan sertifikasi termasuk persyaratannya tidak akan berubah, namun pemerintah akan melakukan evaluasi setiap tahunnya.
kedua, Standar Institusi Penyelenggara Pendidikan.
Tahun 2012 pemerintah akan melakukan sertifikasi lembaga pendidikan dengan menetapkan syarat-syarat untuk sarana pendidikan, misalnya sekolah harus punya laboratorium IPA, IPS dan Bahasa. Merger sekolah akan dilakukan jika ada yang tidak memenuhi syarat tersebut.
Sebenarnya sertifikasi menuntut terpenuhinya empat kompetensi dasar guru, yaitu :
Pertama, kompetensi Pedagogik.
Bagaimana guru merencanakan dan melaksanakan KBM (Kegiatan Belajar Mengajar.
Kedua, Kompetensi kemampuan akademik.
Yaitu yang berkaitan dengan teori/prinsip ilmu yang dikuasainya.
Ketiga, Kompetensi Sosial.
Yaitu kecukupan kemampuan interaksi sosial antara guru dengan siswa, sesama guru, kepala sekolah, warga sekitar sekolah sampai ke lingkungan sosial di mana guru tersebut tinggal.
Keempat, Kompetensi kepribadian.
Yaitu bagaimana guru menampilkan citra dirinya di depan masyarakat.
Awalnya, untuk sertifikasi tersebut, hanya akan dilakukan Tes Akademik dan membuat portofolio aspek pedagogik dan aspek kepribadian. Kemudian diperbaiki hingga empat kompetensi dasar tersebut akhirnya dikembangkan menjadi 10 komponen portofolio, yang harus ditata dan dijilid untuk dinilai oleh tim penilai. Jika mencapai sama dengan atau lebih dari skor yang telah ditentukan (skor :850), maka guru dinyatakan lolos sertifikasi dan diberi sertifikat serta tunjangan yang besarannya satu kali gaji pokok perbulan. proses pemberian sertifikat inilah yang disebut sertifikasi.
Adapun 10 komponen portofolio guru dalam jabatan yang akan dinilai oleh tim asesor adalah :
1. Kualifikasi Akademik. Berupa ijasah pendidikan terakhir yang dilegalisir oleh perguruan Tinggi yang mengeluarkan ijasahnya.
2. Pendidikan dan Pelatihan. Semua sertifikat workshop, lokakarya, pelatihan beserta bukti fisik kegiatan, termasuk dalam komponen ini.
3. Pengalaman Mengajar. Mulai dari SK CPNS sampai ke SK PNS
4. Perencanaan dan Pelaksanaan Pembelajaran. Yitu berupa RPP lengkap (Rencana Pelaksanaan Pembelajaran, LKS, Soal evaluasi, Materi, serta Remidi dan Penilaian/Skor)
5. Penilaian Atasan dan Pengawas. Point ini mewakili kompetensi sosial dan minimal harus mencapai skor minimal 35.
6. Prestasi Akademik. Misalnya membuat buku latihan soal-soal bersama rekan sejawat dan lain-lain.
7. Karya Pengembangan Profesi.Misal membuat Karya Tulis Ilmiah, menjadi tutor teman sebaya, jurnal dan lain-lain.
8. Keikutsertaan dalam forum ilmiah. Misalnya seminar, simposium atau dialog.
9. Pengalaman organisasi dalam bidang kependidikan dan sosial. yang termasuk bidang sosial adalah kegiatan di luar sekolah, misal menjadi ketua PKK dan lain-lain. Sedangkan yang termasuk dalam bidang pendidikan misalnya kegiatan dalam sekolah, seperti wali kelas, wakasek, pembina pramuka dan lain-lain.
10. Penghargaan yang relevan dengan bidang pendidikan. Ada dua kategori, pertama, Pengabdian. Misalnya Satya Lencana dari presiden. Kedua, Anugerah Pengabdian penempatan di daerah terpencil. Dan bukti bahwa termasuk daerah terpencil dinyatakan oleh SK 3 Menteri.
Tujuan sertifikasi itu sendiri ada dua hal, pertama, mengangkat standar kompetensi guru dan kedua, meningkatkan kesejahteraan guru.
Sertifikasi bukanlah suatu kompetisi. Ada sekitar 2 juta lebih guru di Indonesia, dan semuanya akan tersertifikasi, tetapi prosesnya akan dilakukan oleh pemerintah secara bertahap. Saat ini saja sudah ada sekitar 400 guru bersertifikat, setiap 100 guru pertahunnya pemerintah mengeluarkan 10,5 triliun. Sehingga untuk 400 guru bersertifikat tersebut, diperlukan dana per tahun sebesar 40 triliun lebih. Bisa dibayangkan, berapa anggaran yang dibutuhkan pemerintah untuk mensertifikasi 2 juta guru yang ada. Namun, sebagaimana yang disebutkan di atas, bahwa sampai 2016, semua yang berkaitan dengan sertifikasi termasuk persyaratannya, tidak akan berubah. Ini menunjukkan bahwa pemerintah tidak main-main dengan upaya peningkatan kompetensi dan kesejahteraan guru di Indonesia. Tinggal kita, sebagai guru, mulailah dari sekarang untuk menyiapkan komponen-komponen portofolio dengan sebaik-baiknya, sehingga kelak, jika tiba giliran kita mengikuti proses asesmen, kita telah siap dan memiliki portofolio lengkap sesuai dengan yang disyaratkan.

Selasa, 14 Juli 2009

Facebook vs Flu Babi

Di era milenium ini, selain flu babi, ada satu KLB atau Kejadian Luar Biasa yg tanpa disadari sudah mewabah dan menjadi 'pandemi', yaitu Facebook. Jejaring sosial, bentuk modern dari Agora-ruang diskusi publik era Yunani Kuno-ini didirikan oleh 'the three musketeers' Mark Elliot Zuckerberg, Dustin Moskovitz dan Chris Hughes dan telah melanda dimana-mana, mengubah 'perilaku serta habitus' manusia. Kebiasaan mengerjakan berbagai aktivitas di pagi hari kini bergeser menjadi menggenggam ponsel untuk OL, istilah awam untuk 'online' atau ngobrol di Facebook. Zuckerberg si jenius pendiri FB, drop out dari Universitas Harvard, Cambridge, saat ini menjabat sbg CEO Facebook dan pernah mendapat penghargaan Young Global Leaders, 2009. Dia mungkin tidak pernah membayangkan apa yg diciptakannya akan mewabah di dunia dan mengubah perilaku manusia dalam bersosial. Semula untuk mengetahui kabar atau kondisi terbaru teman, kita melakukannya dgn saling mengunjungi, surat menyurat atau sms. Sekarang, cukup dgn melihat 'status' atau 'wall', informasi teman bisa diperoleh. David Bell dalam bukunya 'An Introduction to Cybercultures' menulis 'Sitting here, at my computer, in cyberspace'. Lifestyle yg baru, aturan baru, isu baru, dinamika dan berbagai kecemasan, muncul dari perkembangan jagat maya dan budaya maya. Internet menurut P Ari Subagyo memang telah melahirkan 4 habitus baru, yaitu :
1. Membaca layar/screen-reading. Berbagai informasi tersaji di layar komputer yg nirkertas atau paperless
2. Gejala multisemiotis atau banyak tanda. Pengguna internet dituntut mampu memahami aneka tanda dalam teks atau synaesthesia
3. Menggunakan bahasa asing-bhs Inggris, yg jelas menyebabkan tersingkirnya bahasa lain
4. Memiliki keberaksaraan digital atau digital literacy, habitus baru yg menuntut keterampilan mengoperasikan program, memilah informasi dan knowledge.
Selain 4 habitus di atas dan melihat maraknya gejala demam facebook yg ada saat ini, sebenarnya ada beberapa hal yg perlu diwaspadai, yaitu :
1. Terjadinya pergeseran minat dari bersosial secara langsung di dunia nyata ke di dunia maya yg sebenarnya tidak nyata atau unreal dan menyebabkan kemampuan membaca 'bahasa tubuh' sesama manusia tidak berkembang. Ini mendorong seseorang menjadi tidak peka terhadap situasi komunitasnya sendiri di kehidupan nyata.
2. Berkurangnya kemampuan untuk mengatur waktu. Diakui atau tidak, pengguna facebook lebih banyak menghabiskan waktu untuk mengupdate status, 'menunggu comment atau memberi comment dibandingkan dgn melakukan aktivitas fisik yg lebih positif.
3. Timbulnya 'kegelisahan' akibat dari adanya posting comment tertentu. Hal ini disebabkan karena ketidakmampuan menerjemahkan 'tanda dan makna' dalam satu teks posting comment ke konsep sebenarnya yg dimaksud oleh si penulis comment. Dampak emosi yg timbul akan lebih sulit diatasi, karena si pembaca tidak bertemu langsung dgn penulisnya
4. Terbentuk masyarakat yg individualis karena terbiasa 'bersosial' di dunia maya yg menuntut mereka untuk konsentrasi penuh ke layar komputer/ponsel sehingga tidak 'peduli' lagi pada keadaan sekelilingnya.
Dengan demikian adalah wajar jika ada kecemasan terhadap adanya facebook. Namun tidaklah bijak jika langsung menuding facebook sbg bentuk yg haram. Kiranya lebih tepat jika kita bersama-sama meletakkan frame yg tepat untuk facebook. Bebas namun tetap ada aturan yg mampu meminimalisir dampak negatif dari facebook, misalnya aturan usia penggunanya dan batasan waktu pemakaiannya, sehingga tidak ada lagi slogan 'Facebookslave, make status till die...'.

Label: